Bagaimana Kabar Lingkungan di 2026?

Tahu nggak, tahun 2026 ini bukan cuma sekadar ganti kalender biasa. Ini tuh tahun yang "galau" tapi penting banget buat bumi kita. Di satu sisi, dunia—termasuk Indonesia—sudah janji muluk-muluk mau menyelamatkan lingkungan. Tapi di sisi lain, tahun ini adalah momen pembuktian: beneran dikerjain nggak sih janjinya? sebenarnya bagaimana kabar lingkungan di 2026?

Kabar lingkungan 2026

Situasi Dunia: Drama Iklim Global

Nggak Bisa Bohong Lagi Soal Data

Habis konferensi iklim besar (COP30) di Brasil kemarin, aturan mainnya berubah. Sekarang, perusahaan-perusahaan nggak bisa lagi asal klaim "kami ramah lingkungan" (alias greenwashing) tanpa bukti. Tahun 2026 ini, transparansi data itu wajib. Kalau ada perusahaan yang bohong soal jejak karbon mereka, pasar keuangan bakal menghukum mereka. Jadi, bisnis harus jujur-jujuran soal seberapa besar mereka merusak atau menjaga alam.

Amerika Mundur, Tiongkok Maju

Ada drama geopolitik juga nih. Amerika Serikat lagi agak "menarik diri" dari urusan iklim karena politik dalam negerinya. Banyak ahli bilang ini langkah bunuh diri buat ekonomi mereka sendiri, karena energi hijau itu sebenarnya udah makin murah. Nah, kekosongan posisi "pemimpin" ini diambil alih sama Tiongkok. Buat kita di Indonesia, ini artinya kita bakal makin mesra sama Tiongkok, terutama buat urusan teknologi mobil listrik dan baterai.

Rencana Besar Indonesia: Ekonomi vs Lingkungan

Mau Kaya tapi Tetap Hijau?

Pemerintah kita punya target ekonomi yang ambisius banget di 2026, pengen tumbuh di angka 5-6%, bahkan mimpi sampai 8%. Masalahnya, biasanya kalau ekonomi digenjot (misal bangun pabrik atau tambang), lingkungan yang jadi korban. Tantangan terbesar tahun ini adalah "decoupling", istilah keren buat: gimana caranya ekonomi tumbuh, tapi kerusakan alam nggak ikutan nambah. Bappenas bilang solusinya adalah "ekonomi sirkular" (daur ulang dan efisiensi), yang katanya bisa kurangi emisi lumayan besar.

Janji Iklim Jilid Dua (Second NDC)

Tahun ini Indonesia mulai menjalankan janji iklim versi terbaru (Second NDC). Yang keren, sekarang sektor laut (blue carbon) mulai dihitung serius. Jadi, padang lamun dan hutan bakau kita yang kece itu diakui sebagai penyerap karbon andalan. Tapi, buat mewujudkan ini butuh duit gede banget, ratusan miliar dolar!

Urusan Energi: Antara Baterai dan Polusi

Biodiesel: B40 dan OTW B50

Kamu pasti dengar soal Biodiesel kan? Campuran Solar dengan minyak sawit. Tahun ini, program B40 (40% sawit) sudah jalan masif. Bahkan, pemerintah lagi ngebut uji coba B50. Tujuannya biar kita nggak perlu impor Solar lagi. Tapi, ada tapinya. Kalau kebutuhan sawit makin banyak, takutnya hutan kita dibabat lagi buat jadi kebun sawit. Ini risiko yang harus kita awasi bareng-bareng.

Mobil Listrik: Kita Jadi Raja Baterai?

Ini kabar baiknya. Tahun 2026 ini diprediksi jadi momen "panen" investasi mobil listrik (EV). Pabrik baterai raksasa hasil kerja sama dengan Tiongkok (CATL) di Karawang dijadwalkan mulai beroperasi semester pertama tahun ini. Artinya, Indonesia bakal bisa bikin sel baterai sendiri! Ini bisa bikin harga mobil listrik lebih murah. Tapi ingat, pabrik pengolahan nikel itu limbahnya bahaya banget kalau nggak diurus bener.

Standar Emisi Euro 5: Masih "Maju Mundur"?


Harusnya sih kita makin ketat soal emisi kendaraan (pindah ke standar Euro 5) biar udara bersih. Pertamina bilang mereka siap produksi BBM bersih mulai akhir 2025. Tapi, di lapangan masih banyak kendala. Kalau BBM bersihnya belum rata di seluruh SPBU, mobil-mobil canggih itu bisa rusak mesinnya. Jadi, ini masih jadi PR besar.

Laut Kita: Kabar Mengejutkan Soal Pasir

Stop Ekspor Pasir Laut!

Ingat kan heboh-heboh soal pemerintah mau izinin ekspor pasir laut? Nah, Mahkamah Agung (MA) ternyata membatalkan aturan itu! MA bilang aturan yang bolehin tambang pasir laut buat ekspor itu merusak lingkungan dan melanggar undang-undang. Ini kemenangan besar buat nelayan dan pecinta laut di tahun 2026.

Konservasi Laut

Selain itu, kita tetap lanjutin target melindungi 30% laut kita. Tahun ini banyak LSM dan pemerintah kerja bareng buat jaga terumbu karang, terutama di wilayah timur Indonesia.

Kondisi Surabaya Tahun Ini.

Perang Lawan Banjir

Wali Kota Surabaya tahun ini prioritas banget beresin banjir di kawasan Simo, Simo Kalangan, dan Tanjungsari. Ini daerah yang sering banget kebanjiran, dan tahun 2026 ini targetnya harus beres. Mereka lagi bangun saluran air gede-gedean.

Wisata Offroad di Hutan Kota?


Ada yang seru nih! Surabaya punya wisata baru di Taman Hutan Raya (Tahura) Pakal. Sekarang di sana ada trek offroad mobil Jeep! Jadi hutan kota nggak cuma buat dilihat, tapi bisa buat main seru-seruan. Ini cara cerdas biar warga sayang sama hutan kotanya.

Mesin Pengolah Sampah Baru

Surabaya juga mulai mengoperasikan mesin canggih (pirolisis) yang bisa ubah sampah plastik jadi bahan bakar minyak. Lumayan buat kurangi tumpukan sampah di TPA Benowo.

Jadi, Gimana Nasib Kita?

Sebagai warga biasa, kita nggak bisa cuma ngandelin pemerintah yang lagi galau antara ekonomi dan lingkungan. Tahun ini, peran kita penting banget buat ngawasin (kayak soal limbah baterai) dan dukung hal baik yang udah jalan (kayak wisata hutan kota di Surabaya).

CV Karya Kreatif

CV Karya Kreatif Kami Menyediakan Kebutuhan Sanitasi Rumah Sakit Lengkap seperti Kantong Limbah Medis dan Non Medis, Tempat Sampah, Kontainer Sampah, Safetybox (Kotak limbah Jarum) dan Kebutuhan Sanitasi Lainnya

Copyright ©2023 - CV. Karya Kreatif

Pesan Produk

Cabang Kalimantan